Segera Terbit *****Struktur buku ini disusun secara sistematis ke dalam dua belas bab yang saling terintegrasi. Bab 1 menguraikan latar belakang konseptual mengenai urgensi rekonstruksi paradigma pembangunan desa. Bab 2 membahas desa sebagai entitas pembangunan ekonomi, termasuk evolusi kebijakan desa, tipologi desa, Indeks Desa Membangun (IDM), serta paradigma pembangunan dari pinggiran. Bab 3 mengkaji konsep dan teori ekonomi lokal sebagai fondasi teoretis penguatan ekonomi desa, termasuk Local Economic Development (LED), klaster ekonomi desa, rantai nilai, ekonomi kreatif, dan ekonomi sirkular. Bab 4 hingga Bab 6 secara khusus membahas transformasi kelembagaan dan model bisnis BUMDes, strategi keuangan dan profitabilitas, serta digitalisasi dan inovasi sebagai bagian dari adaptasi terhadap perubahan teknologi dan ekonomi global. Pembahasan ini menempatkan BUMDes tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai social enterprise berbasis community ownership yang berorientasi pada keberlanjutan. Bab 7 dan Bab 8 mengintegrasikan dimensi kearifan lokal, identitas budaya, serta ekonomi berbasis budaya sebagai modal sosial dan kultural dalam pembangunan desa. Perspektif ini menegaskan bahwa pembangunan ekonomi desa tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial-budaya yang melingkupinya. Selanjutnya, Bab 9 menawarkan model integratif pengentasan kemiskinan desa berbasis sinergi BUMDes, ekonomi lokal, dan kearifan lokal. Bab 10 menguraikan strategi kebijakan pembangunan desa dalam kerangka sinkronisasi pusat-daerah serta kolaborasi multipihak. Bab 11 menyajikan studi kasus transformasi desa pada berbagai tipologi, sementara Bab 12 memberikan sintesis teoretis, implikasi kebijakan, serta rekomendasi strategis nasional.